Backpacker ke Seoul – Hari ke-1 – Myeong-dong

Ada yang kelupaan, pada malam hari pertama, sebelum jalan-jalan ke N Seoul Tower, kami berlima pergi ke Myeong-dong, yang mana adalah yang katanya pusat belanja di Seoul.

Sebenarnya kami beberapakali pergi ke myeong deong untuk sekadar cari makan karena emang hostel kami yang murah meriah itu dekat myeong deong.

Myeong-dong sepertihalnya malioboro di Jogja, tapi di jalan hanya diperbolehkan bagi para pejalan kaki, dan jalannya kecil seperti gang-gang di Indonesia. Yang unik dari Seoul adalah, beberapa meter kita berjalan yang lagi-lagi kita temukan adalah bengkel oplas, alias operasi plastik, ya Allah. Emang sih korsel terkenal dengan oplasnya.

Salah satu sudut di Myeong-dong.

Salah satu jajanan yang saya inget adalah eskrim super panjang ala Myeong-dong. Rasanya enakan eskrimnya McD ato KFC sih, tapi tingginya itu yang kelewatan. Harganya sekitar 300 yen kalo gak salah, yep 30.000, kalo gak salah inget, lupa.

Saya, Ball, Momo, dan Ding.

Dan di Myeong-dong juga lah saya pertama kali di dunia nyicipin yang namanya kopi setarbak. Seumur hidup, bahkan di Indonesia, saya belom pernah beli kopi setarbak karena harganya mahal. Di sana, saya beli karena saya ngerasa gak enak badan yang berujung, pada malam ketiga, cacar ._.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *