Sistem Pendidikan Tinggi di Belanda

Walaupun tergabung dalam Uni Eropa, tiap negara anggota UE memiliki sistem pendidikannya sendiri. Lain Jerman, lain Perancis, lain Inggris, lain pula Belanda. Sedalam pengetahuan saya, sistem pendidikan tinggi belanda bisa dideskripsikan dengan beberapa topik: tipe pendidikan tinggi, pembagian waktu, sistem kredit, dan sistem penilaian.

Tipe Pendidikan Tinggi

Belanda mengenal dua pendidikan tinggi (hoger onderwijs), Wetenschappelijk Onderwijs (WO), yang lebih dikenal dengan universitas, dan Hoger beroepsonderwijs (HBO). Secara garis besar, bisa dibandingkan dengan sekolah vokasi atau diploma dan universitas di Indonesia. Perbedaannya lebih jauh bisa dilihat di link dari Rijksuniversiteit Groningen.

Pembagian Waktu

Dulu di  Indonesia sempat diberlakukan sistem catur wulan, sebelum sistem semester diberlakukan. Di Belanda, sistem periode diberlakukan. Sistem ini membagi satu semester menjadi dua periode. Semester I, dipecah jadi Ia dan Ib, semester II, jadi Iia dan IIb. Masing-masing periode diisi dengan mata kuliah yang berbeda. Masing-masing periode juga memiliki ujian akhirnya sendiri. Tidak ada ujian tengah.

Sistem Kredit

Untuk menunjang interoperabilitas antar negara-negara di Uni Eropa, Belanda menerapkan sistem kredit European Credit Transfer and Accumulation System (ECTS). Satu ECTS, atau dikenal juga dengan studiepunt, berarti 25-30 jam kerja. Rata-rata satu mata kuliah bernilai 5 ECTS. Satu period normalnya menempuh 15 ECTS atau tiga makul. Satu tahun pendidikan di Belanda berarti mengenyam 60 ECTS.

Sistem Penilaian

Hal ini bagi saya menarik. Karena sistem penilaiannya mirip dengan Indonesia waktu saya mengambil pelajaran seni di sekolah. 8 adalah nilai maksimal yang bisa didapat dan saya bisanya dapat 7 atau 7,5. Di Belanda, nilai 8 memang nilai yang bagus, di atas rata-rata, dan setara dengan A. Nilai 9 berarti sangat baik, setara A+. Nilai 10 hampir tidak pernah diberikan. Karena menurut mereka, kalau bisa dapat nilai 10, ngapain jadi murid? Jadi guru saja. Penjelasan lebih lanjut bisa dibaca di wikipedia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *